Task 1 (TCP/IP)

 

Sifat-sifat TCP

1. Connection-oriented      

TCP memelihara informasi status tentang pembuatan koneksi.  koneksi TCP diidentifikasi oleh alamat IP dan nomor port virtual yang digunakan oleh kedua ujungnya. Selama komunikasi, nomor tambahan digunakan untuk melacak urutan atau urutan di mana segmen data yang ditransmisikan. Nomor urutan menunjukkan apa urutan segmen data harus dipasang kembali.ukuran transmisi maksimum yang terus-menerus dinegosiasikan melalui mekanisme fallback disebut windowing. Kombinasi dari nomor port, nomor urutan dan ukuran jendela merupakan koneksi.

Sebagai contoh,ketika Anda menggunakan browser untuk membuka website itu artinya Anda sedang  membuka koneksi TCP dari browser ke website.Komputer Anda menggunakan alamat IP dan nomor port virtual yang untuk mengidentifikasi itu.Komputer Anda membuka koneksi ke server pada port 80) (port terkenal untuk HTTP , yang  disampaikan pada. protokol halaman web )

2. Reliable (handal)

TCP mampu memberikan jasa pengiriman yang dapat di andalkan.

3. Stream data transfer

TCP akan mengelompokkan byte-byte yang sebelumnya tidak terstruktur ke dalam bentuk segmen untuk kemudian dikirimkan ke IP. Layanan ini memberikan keuntungan bagi aplikasi-aplikasi karena mereka tidak perlu lagi membuat blok-blok data.

4. Efficient flow control

Ketika mengirim ulang acknowledgement ke alamat asal, proses TCP yang menerima mengindikasikan nomor urutan yang bisa diterimanya tanpa harus meng-over flow buffer internal miliknya.

5. Full-duplex operation

TCP bisa mengirim dan menerima dalam waktu yang bersamaan

6. Multiplexing

Teknik menggabungkan beberapa sinyal untuk dikirimkan secara bersamaan pada suatu kanal transmisi. Dimana perangkat yang melakukan Multiplexing disebut Multiplexer atau disebut juga dengan istilah Transceiver / Mux. Dan untuk di sisi penerima, gabungan sinyal – sinyal itu akan kembali di pisahkan sesuai dengan tujuan masing – masing. Proses ini disebut dengan Demultiplexing. Receiver atau perangkat yang melakukan Demultiplexing disebut dengan Demultiplexer atau disebut juga dengan istilah Demux.

Tujuan Muliplexing
meningkatkan efisiensi bandwidth transmisi dengan cara berbagi akses bersama.

Jenis Teknik Multiplexing
Teknik Multiplexing yang umum digunakan adalah :

  • Time Division Multiplexing (TDM) :  Synchronous TDM dan Asynchronous TDM
  • Frequency Division Multiplexing (FDM)
  • Code Division Multiplexing (CDM)

Sifat sifat IP

  • Connectionless

yakni setiap paket data yang dikirim pada suatu saat akan melalui rute secara independen. Paket IP (datagram) akan melalui rute yang ditentukan oleh setiap router yang dilalui oleh datagram tersebut. Hal ini memungkinkan keseluruhan datagram tiba di tempat tujuan dalam urutan yang berbeda karena menempuh rute yang berbeda pula.

  • Unreliable  (tidak handal)

Protokol IP tidak menjamin datagram yang dikirim pasti sampai ke tempat tujuan. Ia hanya akan melakukan best effort delivery yakni melakukan usaha sebaik-baiknya agar paket yang dikirim tersebut sampai ke tujuan.

Aplikasi Pada TCP/IP :

1)      TELNET

Telnet (Telecommunication network) merupakan sebuah protokol jaringan yang digunakan di koneksi Internet atau Local Area Network.TELNET dikembangkan pada 1969 dan distandarisasi sebagai IETF STD 8, salah satu standar Internet pertama.

Dalam bahasa yang mudah kita dapat memberikan perintah kepada komputer lain baik membuat file,mengedit,menghapus dan menjalankan suatu perintah hanya melalui komputer di depan meja kita.Telnet banyak di pakai dalam mesin berbasis UNIX dan sangat jarang aplikasi telnet pada mesin berbasis Windows NT/200

TELNET memiliki beberapa keterbatasan yang dianggap sebagai risiko keamanan.Telnet adalah aplikasi remote login Internet. Layanan remote login adalah layanan yang mengacu pada program atau protokol yang menyediakan fungsi yang memungkinkan seorang pengguna internet

Sebuah protokol jaringan yang digunkana di koneksi internet atau lan (Local Area Network). Telnet digunakan untuk konek ke sebuah server dan port tertentu, kita dapat mengirim perintah dari komputer kita dengan mengetikkan langsung, kitapun juga akan mendapat respon output dari server dalam sebuah jaringan. Dengan kata lain kita dapat berinteraksi langsung dengan server.

Cara Kerja Telnet

Untuk dapat mengakses telnet,biasanya (dan seharusnya) kita memiliki sebuah account atau login di komputer yang di tuju.Dan login tersebut disertai password (kata kunci) sebagai verivikasi atau sebagai legalisasi dari account yang kita masukkan,dan account tersebut di berikan oleh sang administrator atau lembaga yang memiliki server yang dapat di-TELNET.

2) ELECTRONIC MAIL:

Surat elektronik

Surat elektronik (disingkat ratel, ratron, surel, atau surat-e) atau surat digital atau pos elektronik (disingkat pos-el) atau nama umumnya dalam bahasa Inggris e-mail adalah sarana kirim mengirim surat melalui jalur jaringan komputer (misalnya Internet).

Dengan surat biasa umumnya pengirim perlu membayar per pengiriman (dengan membeli perangko), tetapi surat elektronik umumnya biaya yang dikeluarkan adalah biaya untuk membayar sambungan Internet. Tapi ada perkecualian misalnya surat elektronik ke telepon genggam, kadang pembayarannya ditagih per pengiriman.

Surat elektronik sudah mulai dipakai di tahun 1960-an. Pada saat itu Internet belum terbentuk, yang ada hanyalah kumpulan ‘mainframe’ yang terbentuk sebagai jaringan. Mulai tahun 1980-an, surat elektronik sudah bisa dinikmati oleh khalayak umum. Sekarang ini banyak perusahaan pos di berbagai negara menurun penghasilannya disebabkan masyarakat sudah tidak memakai jasa pos lagi.
Metode pengiriman
Untuk mengirim surat elektronik kita memerlukan suatu program mail-client. Surat elektronik yang kita kirim akan melalui beberapa poin sebelum sampai di tujuan. Untuk lebih jelasnya lihat diagram dibawah. Contoh yang dipakai adalah layanan SMTP dan POP3.

Saya menulis surel → e-mail client (di komputer saya) → SMTP server penyedia e-mail saya → Internet → POP3 server penyedia e-mail penerima → e-mail client (di komputer si penerima) → surat dibaca si penerima

Terlihat surat elektronik yang terkirim hanya melalui 5 poin (selain komputer pengirim dan penerima). Sebenarnya lebih dari itu sebab setelah surat elektronik meninggalkan POP3 Server maka itu akan melalui banyak server-server lainnya. Tidak tertutup kemungkinan surat elektronik yang kita kirim disadap orang lain. Maka dari itu bila surat elektronik yang kita kirim mengandung isi yang sensitif sebaiknya kita melakukan tindakan pencegahan, dengan mengacak (enkrip) data dalam surat elektronik tersebut (contohnya menggunakan PGP, sertifikat digital, dan lain-lain)

Surat elektronik pada mulanya disimpan di dalam sebuah mailserver. Biasanya bila seseorang memakai koneksi ISP untuk sambungan ke internet, ia akan diberikan satu surat elektronik gratis. Surat elektronik yang diterima akan disimpan di server surat elektronik ISP.

Ada dua cara untuk mengakses surat elektronik:

a)      Dengan cara menggunakan ‘browser’, seperti Internet Explorer atau Mozilla Firefox. Metode ini disebut sebagai web-based, artinya kita menggunakan media web sebagai perantara ke kotak surat elektronik. Contoh: Yahoo! Mail dan Gmail. Untuk menggunakannya, pengguna haruslah dalam keadaan online. Layanan surat elektronik berbasis web biasanya disediakan oleh penyelenggara layanan e-mail gratis.

b)      Menggunakan program pengakses surat elektronik (e-mail client), seperti: Eudora Mail, Outlook Express, Windows Mail, Mozilla Thunderbird, Mutt. Dengan menggunakan program seperti ini, seseorang harus mengetahui konfigurasi yang bisa didapat dari ISP. Keuntungannya adalah dapat membaca surat elektronik tanpa perlu terhubung secara terus-menerus dengan internet dan puluhan surat elektronik dapat diterima dan dikirimkan secara bersama-sama sekaligus. Kelebihan yang lainnya adalah perangkat lunak ini menyediakan fungsi-fungsi penyuntingan dan pembacaan e-mail secara offline. Dengan demikian biaya koneksi ke internet dapat dihemat.

Keamanan

Keamanan data di surat elektronik tidaklah terjamin dan selalu ada risiko terbuka untuk umum, dalam artian semua isinya dapat dibaca oleh orang lain. Hal ini disebabkan oleh karena surat elektronik itu akan melewati banyak server sebelum sampai di tujuan. Tidak tertutup kemungkinan ada orang yang menyadap surat elektronik yang dikirimkan tersebut.

Surat elektronik dapat diamankan dengan melakukan teknik pengacakan (enkripsi). Salah satu program enkripsi yang populer adalah PGP (Pretty Good Privacy). Dengan memakai PGP maka isi akan dienkrip, dan hanya orang yang tertuju dapat mendekripsi dan membaca surat elektronik tersebut. Kerugiannya adalah membuat repot pihak pengirim dan penerima (karena keduanya harus memiliki program PGP, dan pengirim juga harus memiliki kunci umum penerima, dan melakukan enkripsi pesan dengan kunci tersebut).

3.      MESSAGE FORUMS:

Forum adalah sebuah sarana komunikasi bagi penggunanya. Dimana didalam forum tersebut terbagi menjadi sub-sub dari forum itu, maksudnya didalam forum tersebut ada pembagian kategori yang dibuat untuk memudahkan penggunanya dalam berinteraksi. Contohnya : kaskus.

Message forum adalah pesan yang kita tulis untuk menanggapi topic yang ada. Message forum atau sering disebut dengan post, dapat dengan mudah dibuat dan bila terjadi kesalahan kita bisa mengeditnya kembali walaupun sudah di post(kirim)kan.

4.      LIVE MESSAGING:

Live messaging atau real time messaging adalah aktivitas berkirim pesan melalui perangkat satu ke perangkat lainya secara “live” atau langsung melalui jaringan internet. Aktivitas ini juga biasa disebut dengan chatting atau mengobrol melalui sebuah relay chat di internet. User dapat berkirim dan berbalas pesan secara langsung dan cepat dengan user lainnya bahkan melakukannya dengan banyk orang sekaligus.

5.      FILE SERVER:

File Server merupakan sebuah komputer yang terdapat dalam sebuah jaringan yang menjadi dasar utama dalam menyediakan akses untuk berbagi disk, seperti berbagi file (musik, video, dokumen, database,dll). Dengan adanya File Server, maka seluruh client di jaringan bisa memanfaatkan data – data yang ada File Server untuk digunakan.

Server file bertugas mengontrol komunikasi dan informasi di dalam suatu jaringan. Sebagai contoh mengelola pengiriman file database atau pengolah kata dari workstation atau salah satu node, ke node yang lain, atau menerima email pada saat yang bersamaan dengan tugas yang lain dan terlihat bahwa tugas file server sangat kompleks, dia juga harus menyimpan informasi dan membaginya secara cepat.

About ptwgroups

hanya ingin mengerjakan tugas ptw.. :P

Posted on 12 September 2011, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: